Company profile merupakan bagian penting dari suatu perusahaan. Ini karena company profile berperan besar dalam membentuk citra perusahaan di benak audiens sekaligus mempromosikan perusahaan tersebut dan kegiatan usahanya kepada mereka.
Namun, sering kali perusahaan kesulitan menarik perhatian investor untuk berinvestasi, meskipun sudah berusaha sebaik mungkin dalam membuat company profile. Ini disebabkan oleh beberapa kesalahan mendasar yang dibuat perusahaan dalam pembuatan company profile.
Apa saja masalah yang menjadi batu sandungan bagi perusahaan dalam menarik investor? Artikel ini akan membahas masalah-masalah tersebut.
Kesalahan-Kesalahan dalam Company Profile yang Menjauhkan Investor

Businessman showing palms gesture during talk to colleague
Sering kali tanpa sadar perusahaan melakukan salah satu atau beberapa hal berikut ini dalam membuat company profile sehingga investor enggan melirik perusahaan. Meskipun secara fondasi bisnis mereka cukup kuat, acapkali kesalahan dalam berkomunikasi pada company profile ini menyebabkan perusahaan kesulitan mencapai audiens yang mereka sasar.
- Terlalu fokus pada diri sendiri
Company profile yang penuh dengan kalimat-kalimat yang terlalu egosentris seperti “Kami adalah yang terbaik” akan menciptakan image bahwa perusahaan adalah entitas yang bersifat arogan dan terlalu pamer soal diri sendiri. Investor tidak hanya ingin tahu mengenai perusahaan; mereka juga ingin tahu apa saja yang sudah dilakukan perusahaan dan masalah apa saja yang sudah ditangani.
- Kurangnya data yang bisa diukur
Perusahaan sering kali secara tidak sadar menggunakan kata, frasa, maupun kalimat abstrak dalam company profile, seperti “sangat efisien”, “pertumbuhan pesat”, maupun “pemimpin pasar”. Investor lebih percaya perusahaan yang dapat menguatkan kata, frasa, maupun kalimat tersebut dengan data-data konkret yang menjadi bukti dari hal-hal tersebut.
- Visi dan misi yang terlalu klise
Penggunaan kalimat-kalimat klise dalam visi-misi perusahaan akan membuat perusahaan terlihat sangat generik dan tidak terlihat ciri khas yang dapat menarik perhatian investor.
- Struktur yang berantakan dan terlalu panjang
Company profile yang berantakan secara struktur dan terlalu panjang akan membuat investor merasa jenuh membacanya.
- Tim yang tidak “dijual” dengan baik
Company profile yang hanya menampilkan daftar nama tanpa latar belakang yang relevan dari orang-orang yang tercantum di situ akan menurunkan minat investor, karena mereka tertarik tak hanya pada ide tapi juga pada orang-orang yang ada di baliknya.
- Tidak ada rencana penggunaan dana (untuk startup)
Perusahaan-perusahaan startup umumnya menggunakan company profile untuk keperluan pendanaan. Jika tujuan penggunaan modal tidak disebutkan, investor akan melirik company profile buatan startup lain.
Apa yang Harus Dilakukan untuk Memperbaiki Kesalahan dalam Company Profile?

Sumber: freepik.com
Setelah memahami kesalahan-kesalahan yang kerap dilakukan perusahaan dalam menyusun company profile, berikut ini adalah langkah-langkah yang harus diambil dalam pembuatan company profile agar lebih menarik audiens investor.
- Menggunakan pendekatan problem-solution
Perusahaan disarankan menggunakan pendekatan problem-solution dalam menyusun company profile. Pendekatan ini akan memfokuskan narasi pada cara keberadaan perusahaan memberikan nilai tambah kepada pasar dan cara perusahaan menyikapi dinamika yang ada di industri.
- Menggunakan metrik data yang nyata
Perusahaan diharuskan menggunakan data nyata yang mengacu pada performa perusahaan untuk membuktikan klaim yang dibuat dalam company profile. Contohnya, kalimat “Kami bertumbuh pesat di sepanjang tahun 2025” dapat diganti menjadi Pendapatan kami mengalami pertumbuhan sebesar 25% di sepanjang tahun 2025”.
- Memuat visi dan misi yang spesifik
Hindari penggunaan kata-kata bersifat klise dalam membuat visi dan misi perusahaan. Buatlah visi dan misi yang unik sekaligus menunjukkan dampak positif yang ingin dicapai oleh perusahaan yang akan memberikan keunggulan terhadap kompetitor.
- Gunakan teknik piramida terbalik
Dengan teknik piramida terbalik, struktur company profile akan lebih tertata, dengan poin-poin penting dan menarik diletakkan di bagian paling awal. Selain itu, company profile juga akan terlihat lebih rapi dengan penggunaan infografis untuk menjelaskan model bisnis atau struktur organisasi.
- Menampilkan track record tim inti
Ketika mencantumkan siapa saja yang menjadi anggota inti perusahaan, ada baiknya dicantumkan juga prestasi pribadi dan rekam jejak tiap orang agar investor mendapat gambaran orang yang akan mereka ajak untuk bekerja sama.
- Memberi gambaran umum mengenai strategi dan pengembangan
Untuk perusahaan startup, company profile harus memberikan sebuah gambaran umum mengenai hal-hal yang akan dilakukan oleh perusahaan dengan modal dari investor, baik strategi ekspansi maupun pengembangan produk atau jasa baru.
Ingin Membuat Company Profile yang Menarik? Wordsmith Group Jawabannya!
Singkat cerita, company profile memiliki peran yang sangat penting sebagai salah satu instrumen penjualan perusahaan, terutama untuk menarik perhatian para investor. Jika company profile perusahaan gagal menunjukkan skalabilitas, kepercayaan, atau karakter unik yang membuatnya unggul dibandingkan kompetitornya, maka investor akan mengalihkan perhatian mereka ke pilihan berikutnya.
Jika perusahaan Anda menginginkan company profile yang menarik perhatian investor, percayakanlah pada Wordsmith Group. Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, Wordsmith Group sudah dipercaya berbagai perusahaan dari beragam lini bisnis untuk pembuatan company profile berkualitas tinggi yang dijamin dapat membuat investor tertarik untuk menggandeng perusahaan dan bekerja sama. Hubungi kami lewat email atau WhatsApp hari ini untuk memulai penyusunan company profile Anda!



