Pengertian dan Tujuan Komunikasi Bisnis

oleh | Nov 14, 2023 | Uncategorized

Komunikasi bisnis memiliki peran yang penting sebagai elemen integral serta menjadi kunci untuk mencapai kesuksesan dalam suatu perusahaan. Komunikasi bisnis bukan hanya sekadar perantara informasi, tetapi juga fondasi utama dalam membangun hubungan yang kuat antara perusahaan, karyawan, dan pelanggan.

Di bawah ini akan membahas pengertian komunikasi bisnis dan tujuannya, sekaligus menjelajahi dampaknya terhadap berbagai aspek bisnis. Dengan memahami secara mendalam konsep dan tujuan komunikasi bisnis, kita akan dapat menggali potensi dalam meningkatkan efektivitas dan produktivitas organisasi.

Pengertian Komunikasi Bisnis

Komunikasi bisnis adalah proses penyampaian dan penerimaan pesan dalam konteks bisnis. Hal ini mencakup pertukaran informasi, gagasan, instruksi, dan pendapat antara berbagai pihak di dalam dan di luar organisasi. Komunikasi bisnis dapat terjadi baik secara verbal (melalui kata-kata, baik lisan maupun tertulis) dan non-verbal (melalui bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan gestur). 

Sumber: hedgethink.com

Dilansir dari nextiva.com, komunikasi bisnis yang efektif adalah bagaimana karyawan dan manajemen berinteraksi untuk mencapai tujuan organisasi. Tujuan utamanya adalah memperbaiki praktik-praktik organisasi dan mengurangi tingkat kesalahan. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan dan memperbaiki keterampilan komunikasi agar mencapai tingkat efektivitas yang optimal dalam konteks komunikasi bisnis.

Tujuan Komunikasi Bisnis

Komunikasi bisnis memiliki tujuan utama yang melandasi setiap interaksi komunikasi dalam konteks bisnis. Berikut ini adalah tiga tujuan komunikasi bisnis:

 

  • Memberikan Informasi

Salah satu tujuan utama komunikasi bisnis adalah memberikan informasi yang relevan kepada pihak lain. Informasi ini dapat mencakup data keuangan, laporan proyek, perkembangan pasar, dan banyak lagi. Tujuan ini penting dalam situasi di mana partisipasi audiens rendah dan pengendalian komunikator tinggi. 

 

  • Mempersuasi (Melakukan Persuasi)

Komunikasi bisnis juga bertujuan untuk mempengaruhi pihak lain sehingga pesan yang disampaikan bisa dipahami dengan baik dan benar. Persuasi terjadi ketika partisipasi audiens dan pengendalian komunikator berada pada tingkat seimbang. 

Hal tersebut berarti bahwa pesan disusun dengan cermat untuk meyakinkan audiens atau pihak lain tentang ide atau tindakan yang diusulkan. Persuasi adalah alat yang efektif untuk memengaruhi dan meyakinkan orang lain dalam konteks bisnis.

 

  • Melakukan Kolaborasi

Kolaborasi atau kerja sama bisnis adalah tujuan komunikasi bisnis yang penting. Kolaborasi terjadi ketika partisipasi audiens tinggi dan pengendalian komunikator rendah. 

Dalam situasi ini, komunikasi bisnis digunakan untuk memfasilitasi kerja sama antara berbagai pihak dalam mencapai tujuan bersama. Misalnya, perusahaan mungkin menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan lain untuk mengembangkan produk atau layanan baru.

Contoh Komunikasi Bisnis

Komunikasi bisnis dapat terjadi dalam berbagai bentuk, baik verbal maupun non-verbal. Berikut ini adalah beberapa contoh komunikasi bisnis sesuai kategorinya:

Komunikasi Verbal

  • Mengirimkan surat keputusan kepada karyawan: Misalnya, memberikan pemberitahuan tentang promosi atau perubahan dalam tanggung jawab pekerjaan kepada seorang karyawan melalui surat resmi.
  • Mengirimkan surat penawaran kerja sama dengan perusahaan lain: Sebuah perusahaan dapat mengirimkan surat penawaran kerja sama kepada mitra potensial untuk mengajukan proposal bisnis.
  • Membicarakan masalah keuangan perusahaan dalam rapat: Dalam rapat dewan direksi, anggota tim manajemen dapat berdiskusi tentang laporan keuangan, strategi keuangan, atau anggaran perusahaan.
  • Mempresentasikan ide kepada investor: Seorang eksekutif dapat menggunakan presentasi untuk menjelaskan ide bisnis atau proyek kepada calon investor dengan menyampaikan data dan argumen yang kuat.

Sumber: pixabay.com

Komunikasi Non-Verbal

  • Memperhatikan gerakan tangan ketika presentasi: Gestur tangan selama presentasi dapat memberikan indikasi tentang tingkat kenyamanan dan keyakinan seorang presenter atau pembawa acara. Gerakan tangan yang leluasa dapat menunjukkan kepercayaan diri, sementara tangan yang kaku mungkin menunjukkan ketidakpastian.
  • Memperhatikan raut wajah bawahan ketika berbicara secara personal: Ketika berkomunikasi dengan seorang bawahan, perhatikan raut wajah mereka. Misalnya, jika seseorang terlihat sedih, hal ini menunjukkan bahwa mereka merasa tidak nyaman atau memiliki masalah yang perlu diatasi.

Dalam komunikasi bisnis, baik komunikasi verbal dan nonverbal menjadi sangat penting untuk mencapai tujuan komunikasi yang efektif. Komunikasi bisnis membantu memastikan bahwa informasi disampaikan dengan jelas, pesan berhasil dipahami, dan kerja sama bisnis dapat terwujud. 

Dengan pemahaman yang baik tentang pengertian komunikasi bisnis, organisasi atau perusahaan dapat meningkatkan kinerja dan mencapai kesuksesan dalam dunia bisnis yang kompetitif. Komunikasi bisnis membantu membuka pintu menuju kerja sama yang erat, inovasi yang berkelanjutan, dan memperkuat posisi perusahaan di pasar yang terus berubah.

Wordsmith Group, Rekan Komunikasi Bisnis Andal Anda

Wordsmith Group memiliki layanan berbasis bahasa yang dirancang khusus untuk memperkuat kemampuan berkomunikasi dalam dunia bisnis. Layanan kami mencakup copywriting, penerjemahan, proofreading, penjurubahasaan, hingga pelatihan bahasa. 

Hubungi kami melalui email di info@wordsmithgroup.com atau WhatsApp untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. 



Other Post